PT Royal Medicalink Pharmalab
Pelopor Probiotik Indigenous Pertama di IndonesiaPT Royal Medicalink Pharmalab

Revolusi Mikrobioma Usus, Lahir dari Kekayaan Hayati Nusantara.

Vipilac® menghadirkan Lactiplantibacillus plantarum Dad-13—strain probiotik indigenous lokal pertama yang diisolasi langsung dari warisan fermentasi Dadih Minangkabau. Diteliti selama 20+ tahun bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan diproduksi mandiri di fasilitas CPOTB PT Royal Medicalink Pharmalab.

BPOM RI
Izin Edar Resmi
HALAL MUI
ID732100320428
CPOTB GMP
Standar Industri
TKDN P3DN
Kemandirian Farmasi
L. plantarum Dad-13
2–8°C Cold Chain
Maskot Royal Medica membawa Produk Vipilac Probiotik Indigenous
Dus, 30 Kapsul (3 Blister)1×10⁹ CFU
Izin BPOMPOM SD.233076131
1×10⁹
CFU per Kapsul

Potensi terapeutik aktif terjamin hingga kedaluwarsa

20+ Thn
Riset Ilmiah UGM

20+ Publikasi ilmiah terindeks Scopus & PubMed

55%
Subjek Turun E. coli

Dan penurunan coliform pada 75% subjek penelitian

100%
Bahan Baku Mandiri

Kemandirian farmasi nasional tanpa impor

SAINS KESESUAIAN BIOLOGIS (HOST ECOLOGY)

Mengapa Usus Orang Indonesia Membutuhkan Probiotik Indigenous, Bukan Strain Impor?

Lebih dari 95% probiotik di Indonesia diimpor dari negara beriklim subtropis dengan data klinis yang mayoritas diuji pada populasi luar. Sebagai strain indigenous yang diisolasi dari pangan fermentasi nusantara dan teruji langsung pada populasi lokal, L. plantarum Dad-13 memiliki relevansi biologis dan kesesuaian ekologis usus yang jauh lebih adaptif bagi masyarakat Indonesia.

Probiotik Impor Konvensional

Strain dari Swedia, Kanada, Denmark

  • Diisolasi dari populasi iklim barat:Terbiasa dengan diet tinggi produk olahan susu dingin dan rendah bumbu rempah tropis.
  • Data adaptasi tropis terbatas:Belum memiliki data uji klinis pada pola diet masyarakat Indonesia, sehingga sering kali hanya melintas (wash-out) tanpa berkolonisasi optimal.
  • Konsentrasi rendah:Sebagian besar memiliki dosis CFU yang tidak terstandar atau rendah, sehingga rentan habis terkikis asam lambung.
  • Ketergantungan impor tinggi:Tidak mendukung kemandirian farmasi nasional dan rantai pasok domestik.
Kompatibilitas Usus TropisSub-optimal
Formulasi Spesifik Host Tropis

Vipilac® Indigenous L. plantarum Dad-13

Diisolasi dari Dadih Minangkabau, Sumatera Barat

  • Adaptasi sempurna mikrobioma tropis:Tahan terhadap kebiasaan makan masyarakat Indonesia (makanan berempah, bersantan, dan pedas).
  • Kolonisasi mukosa persisten:Terbukti menempel kuat pada sel usus halus orang Indonesia dan membentuk koloni protektif aktif.
  • Dosis terapeutik 1×10⁹ CFU:Memastikan jumlah sel bakteri hidup yang mencapai usus jauh melampaui ambang batas efektif klinis.
  • 100% Kemandirian farmasi nasional:Dikembangkan oleh konsorsium peneliti UGM dan diproduksi di pabrik CPOTB PT Royal Medicalink Pharmalab Makassar.
Konsorsium Riset UGM & CPOTB MakassarTingkat Retensi 5x Lebih Kuat
MECHANISM OF ACTION (MOA)

Kaskade 4 Tahap Kerja Biologis Vipilac di Usus Anda

Dari ketahanan menembus asam lambung hingga memodulasi daya tahan tubuh sistemik, pelajari bagaimana 1×10⁹ bakteri hidup Vipilac bekerja secara presisi.

TAHAP 01 • AKTIF
01
pH 2.0 RESISTANT
Viabilitas Teruji pada pH 2.0

Lolos Asam Lambung & Empedu

Tidak seperti strain rapuh yang mati terkena asam lambung, dinding sel L. plantarum Dad-13 teruji tahan pada pH 2.0 dan cairan empedu, sehingga mencapai duodenum dalam kondisi hidup utuh.

Survival Rate >99%Duodenum Node
02
ADHESION RATIO
Kolonisasi Menetap, Bukan Lewat Saja

Perlekatan Kuat pada Mukosa Usus

Memiliki protein permukaan spesifik yang melekat kuat pada sel enterosit usus orang Indonesia, membentuk koloni pelindung yang menetap dan tidak mudah terbuang (wash-out).

Native AffinityEnterosit Layer
03
ANTIMICROBIAL
Menekan E. coli pada 55% Subjek & Coliform 75% Subjek

Pelepasan Senjata Bakteriosin Alami

Secara alami mensekresikan peptida antimikroba (bakteriosin) yang menghancurkan bakteri patogen penyebab kembung, infeksi saluran cerna, dan diare.

Bio-InhibitionLuminal Defense
04
70% GUT-AXIS
Produksi SCFA Penopang 70% Sel Imun

Regulasi Poros Usus & Imunitas Sistemik

Memproduksi asam lemak rantai pendek (asetat, propionat, butirat) yang menutrisi sel usus besar, meredakan inflamasi sistemik, dan memperkuat 70% sistem imun tubuh yang bermuara di usus.

SCFA CascadeSystemic Health
Evidence-Based Medicine • 3 Uji Klinis Terkontrol & Karakterisasi Mukosa

Didukung Uji Klinis Terkontrol pada Populasi Indonesia

Bukan sekadar klaim tanpa dasar. Setiap efikasi Vipilac dibuktikan melalui uji klinis terkontrol pada populasi Indonesia serta karakterisasi integritas barier mukosa yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah kedokteran bereputasi internasional.

Double-Blind RCT DesignPeer-Reviewed International JournalsDewan Etik Medis Resmi Terverifikasi
RCT ANAK SEKOLAH • 65 HARI
Fakultas Teknologi Pertanian & FK-KMK UGMPenelitian Kolaboratif Resmi

Penurunan Signifikan Bakteri Patogen E. coli dan Coliform Feses

55%

Subjek Turun E. coli (11/20)

75%

Subjek Turun Coliform (15/20)

+46%

Kenaikan Propionat SCFA

+28%

Kenaikan Butirat (Pelindung Mukosa)

Uji klinis acak tersamar ganda pada anak sekolah membuktikan penurunan bakteri E. coli pada 55% subjek penelitian dan coliform pada 75% subjek penelitian, sekaligus memacu pembentukan asam lemak rantai pendek (SCFA) pelindung dinding mukosa usus.
Publikasi Ilmiah: Banin, M.M., Utami, T., Cahyanto, M.N., Widada, J. & Rahayu, E.S., Int J Probiotics Prebiotics (2019)
RCT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 • 11 MINGGU
Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM & FK-KMKPenelitian Kolaboratif Resmi

Perbaikan Kontrol Glikemik Metabolik & Kenaikan SCFA Darah

-12%

Tren Penurunan HbA1c

+21%

Kenaikan Total SCFA Darah

p < 0.05

Signifikan SCFA (p < 0.05)

Zero

Efek Samping (Nol Dilaporkan)

Uji klinis 11 minggu pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 menunjukkan tren penurunan HbA1c (dari ~9,3% ke ~8,3%) pada kelompok intervensi, disertai lonjakan signifikan total SCFA darah sebesar +21% (p < 0.05) tanpa efek samping.
Publikasi Ilmiah: Rustanti, N., Murdiati, A., Juffrie, M. & Rahayu, E.S., Microorganisms MDPI (2022)
RCT PASIEN KRITIS SEPSIS ICU • 4 HARI RAWAT INAP
RSUP H. Adam Malik & FK USU MedanPenelitian Kolaboratif Resmi

Penurunan Drastis Biomarker Inflamasi Akut (CRP & Prokalsitonin)

-30%

Kadar CRP Turun (Kontrol: +811%!)

-17%

Penurunan Prokalsitonin (PCT)

-4%

Interleukin-6 Terkendali (Kontrol: +45%)

ICU

Teruji di Ruang Rawat Intensif

Pada pasien kritis sepsis di ICU, terapi adjuvan Dad-13 memodulasi poros usus-imun sehingga biomarker inflamasi CRP turun 30% dalam 4 hari, berbanding terbalik dengan kelompok kontrol tanpa probiotik yang melonjak hingga +811%.
Publikasi Ilmiah: Zulkarnain, Z., Hanafie, A., Lubis, A.P. & Yunanda, Y., Research Square / Springer Nature (2025)
KARAKTERISASI PREKLINIS & INTEGRITAS MUKOSA
Laboratorium Mikrobiologi UGM & RMPPenelitian Kolaboratif Resmi

Zona Hambat Antibakteri Sangat Kuat & Perlindungan Dinding Mukosa

26.84mm

Zona Hambat E. coli (>9mm Kuat)

100%

Integritas Mukosa Utuh Tanpa Erosi

pH 2.0

Lolos Uji Asam Lambung pH 2

0 Gen

Gen Resistensi AB (Nol Risiko)

Uji laboratorium dan barier mukosa membuktikan aktivitas bakterisidal kuat dengan zona hambat lebih dari 26 mm terhadap patogen usus tanpa merusak dinding vili usus halus, mengonfirmasi biokompatibilitas dan proteksi epitel usus.
Publikasi Ilmiah: Ariska et al., In Vivo Anti-Bacterial Multi-strain Assessment (2024)
TRANSPARANSI KOMPARASI ILMIAH

Perbandingan Transparan: Vipilac® vs Probiotik Konvensional

Bandingkan fakta ilmiahnya. Lihat mengapa dokter spesialis dan masyarakat cerdas beralih ke inovasi probiotik indigenous kebanggaan nusantara.

Parameter 01

Asal-Usul Strain Bakteri

Sumber biologis isolasi inokulum mikroba

Vipilac®⭐ Rekomendasi

Indigenous Asli Indonesia (Dadih Minangkabau)

100% Strain Lokal Terbukti
Probiotik Impor Pasaran

Impor Luar Negeri (Swedia, Kanada, Denmark)

Bakteri ekosistem iklim subtropis barat

Parameter 02

Jumlah CFU Aktif per Kapsul

Koloni sel hidup yang viable per saji

Vipilac®⭐ Rekomendasi

1×10⁹ CFU Teruji Klinis

Dosis Terapeutik PenuhBerdasar Uji Klinis
Probiotik Impor Pasaran

Dosis Rendah / Tidak Terstandar

Rentan terkikis asam lambung & cairan empedu

Parameter 03

Uji Klinis pada Populasi Indonesia

Validasi RCT langsung pada masyarakat lokal

Vipilac®⭐ Rekomendasi

ADA (Riset 20+ Thn UGM: Anak, DM Tipe 2, ICU)

Terbukti Multi-Kohort Terbuka
Probiotik Impor Pasaran

TIDAK (Hanya diuji pada populasi iklim barat)

Profil genomik & mikrobiota usus berbeda

Parameter 04

Kesesuaian dengan Diet Tropis & Pedas

Toleransi terhadap kapsaisin, asam & santan

Vipilac®⭐ Rekomendasi

Optimal (Berevolusi bersama mikrobioma usus tropis)

Sangat Cocok & Resisten
Probiotik Impor Pasaran

Kurang Adaptif (Strain iklim subtropis/barat)

Bakteri strain barat rentan stres & wash-out usus

Parameter 05

Risiko Transfer Gen Resistensi Antibiotik

Keamanan mutasi AMR (Antimicrobial Resistance)

Vipilac®⭐ Rekomendasi

Nol (Lolos Uji Sekuensing Genom Lengkap / WGS)

Whole Genome Sequenced (WGS)
Probiotik Impor Pasaran

Bervariasi (Tidak semua memiliki data lokal)

Sebagian besar belum ada publikasi genom terbuka

Parameter 06

Kemandirian Produksi Dalam Negeri (TKDN)

Kedaulatan rantai pasok dan fasilitas farmasi

Vipilac®⭐ Rekomendasi

100% Fasilitas CPOTB Mandiri di Makassar

TKDN Tinggi & Mandiri Riset
Probiotik Impor Pasaran

Impor Produk Jadi / Re-packing

Rentan kelangkaan supply chain global

Parameter 07

Sertifikasi Halal Resmi

Kepatuhan regulasi kehalalan media kultur

Vipilac®⭐ Rekomendasi

Resmi BPJPH ID73210032042811025 & MUI

Sertifikasi Resmi Aktif
Probiotik Impor Pasaran

Bervariasi / Sebagian belum sertifikasi lokal

Memakai media fermentasi yang belum tentu tersertifikasi BPJPH

Parameter 08

Jaminan Cold-Chain (2–8°C) hingga Expired

Integritas sistem penyimpanan logistik medis

Vipilac®⭐ Rekomendasi

Terjamin Standar Rumah Sakit & Rantai Dingin Ketat

Protokol Rantai Dingin RS
Probiotik Impor Pasaran

Suhu ruang (viabilitas sel bakteri cepat turun)

Viabilitas sel bakteri turun drastis di suhu tropis

Didukung Konsorsium Riset 20+ Tahun Universitas Gadjah Mada (UGM) & Fasilitas Standar CPOTB PT Royal Medicalink Pharmalab Makassar.

Sertifikasi BPOM CPOTB

Konsorsium Riset UGM

Teruji & tervalidasi ilmiah oleh saintis mikrobiom terkemuka.

Standar Farmasi CPOTB

Sertifikasi Good Manufacturing Practice dari BPOM RI.

100% Berbasis RCT

Transparansi publikasi data Randomized Controlled Trial.

Protokol Penyimpanan & Petunjuk Dosis

Preservasi Rantai Dingin & Panduan Konsumsi

Menjamin viabilitas optimal 1×10⁹ CFU sel bakteri aktif dari fasilitas produksi hingga ke saluran cerna Anda dengan panduan konsumsi tervalidasi.

2°C – 8°C • TERJAMIN AKTIF

Pentingnya Rantai Dingin (Suhu 2–8°C)

Standar Medis Viabilitas 1×10⁹ CFU Bakteri Aktif

Bakteri probiotik adalah sel hidup vegetatif yang sensitif terhadap suhu panas tropis. Penyimpanan di lemari pendingin (2–8°C) menempatkan bakteri dalam kondisi dorman (tidur alami), sehingga metabolisme sel melambat dan viabilitas 1×10⁹ CFU terjamin aktif sampai masa kedaluwarsa.

Kondisi Dorman Alami

Bakteri menghemat energi sel hingga mencapai saluran cerna.

Pengiriman Terisolasi

Dilengkapi ice pack & kemasan termal selama ekspedisi.

Simpan di pintu kulkas / chiller. Jangan dibekukan di freezer.
Kemasan 30 Kapsul • Program 1 Bulan

Petunjuk Penggunaan & Dosis Klinis

Panduan Konsumsi Harian & Terapi Terarah

Dewasa (Pemeliharaan & Imun)1 Kapsul / Hari

1 kapsul per hari, dikonsumsi setelah makan dengan air bersuhu ruang (hindari air panas).

Terapi Pasca-Antibiotik / IBS / Diare1–2 Kapsul / Hari

1–2 kapsul per hari. Beri jeda 2 jam setelah minum antibiotik agar bakteri probiotik tetap terlindungi.

Anak-Anak & Pasien KhususAnjuran Dokter

Sesuai anjuran dokter spesialis. Kapsul dapat dibuka dan serbuk dicampur ke dalam air atau susu bersuhu ruang.

Aman dikonsumsi jangka panjang tanpa menimbulkan efek ketergantungan.
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN

Tanya Jawab Seputar Vipilac®

Informasi lengkap dan tervalidasi medis untuk menjawab kebutuhan terapi Anda.

Vipilac adalah suplemen probiotik klinis pertama di Indonesia dengan kandungan strain unggulan Lactiplantibacillus plantarum Dad-13. Strain ini diisolasi langsung dari Dadih (susu kerbau fermentasi tradisional Minangkabau) dan dikembangkan melalui riset 20+ tahun bersama Universitas Gadjah Mada (UGM). Berbeda dengan probiotik impor, bahan baku bakteri Vipilac diteliti, dikultur, dan diproduksi secara mandiri di dalam negeri oleh PT Royal Medicalink Pharmalab di Makassar dengan standar fasilitas CPOTB (GMP Indonesia).
Kemandirian Farmasi Indonesia Dimulai dari Sini

Kembalikan Keseimbangan Alami Mikrobioma Usus Anda.

Dapatkan Vipilac® di apotek rekanan resmi, rumah sakit, atau konsultasikan kebutuhan terapi Anda langsung dengan tim medis PT Royal Medicalink Pharmalab.

Diproduksi oleh PT Royal Medicalink Pharmalab
Makassar, Sulsel
Konsorsium Riset UGM
Vipilac® 30 Kapsul
Rp 290.000/ Box
Pesan / Konsultasi