PT Royal Medicalink Pharmalab
Vipalbumin® Plus
Bentuk Sediaan & Kemasan

Dus, 3 Blister @ 10 Kapsul (Total 30 Kapsul)

Nomor Izin Edar BPOM

POM TR182312681

Suplemen Nutrisi MedisVipalbumin GrupPT Royal Medicalink Pharmalab

Vipalbumin® Plus

Sinergi Fitofarmaka Ekstrak Albumin Ikan Gabus + Curcuma untuk Pemulihan Komprehensif & Nafsu Makan

Penjelasan Produk

Vipalbumin® Plus merupakan inovasi formulasi fitofarmaka komprehensif yang memadukan keunggulan fraksi albumin murni ikan gabus (Channa striata) dengan ekstrak temulawak terstandar (Curcuma xanthorrhiza) dan bioflavonoid alami. Didesain secara spesifik untuk memberikan akselerasi penyembuhan luka operasi sekaligus memperbaiki fungsi pencernaan, meningkatkan nafsu makan, dan memulihkan vitalitas pasien pasca rawat inap secara menyeluruh.

Khasiat & Manfaat Produk

Khasiat Utama & Manfaat Terapi:
- Mempercepat penyembuhan luka pasca operasi besar, bedah caesar, luka trauma, dan luka bakar.
- Membantu meningkatkan kadar albumin serum darah pada kondisi hipoalbuminemia.
- Meningkatkan nafsu makan dan penyerapan nutrisi pada pasien masa pemulihan (konvalesens).
- Menjaga fungsi saluran cerna dan melindungi sel hati (hepatoprotektor alami).
- Meningkatkan daya tahan tubuh dan status gizi pada pasien kronis dan kemoterapi.

Komposisi Detail Produk

Kandungan Aktif per Kapsul (500 mg):
- Ekstrak Terfraksinasi Channa striata (Bio-Albumin Murni): 350 mg
- Ekstrak Curcuma xanthorrhiza (Temulawak Terstandar Kurkuminoid): 100 mg
- Ekstrak Citrus sinensis (Bioflavonoid & Vitamin C Alami): 50 mg
- Asam Amino Esensial Lengkap & Mineral Seng Organik (Zn)

Aturan Minum & Penggunaan

Terapi Pasca Operasi & Hipoalbuminemia: 2 - 3 kali sehari 1 - 2 kapsul setelah makan.
Masa Pemulihan & Penambah Nafsu Makan: 2 kali sehari 1 kapsul setelah makan.
Pemeliharaan Kesehatan Harian: 1 kali sehari 1 kapsul.

Uji Klinis & Jaminan Mutu Farmasi

Uji klinis membuktikan kombinasi albumin terfraksinasi dan kurkuminoid memiliki efikasi peningkatan kadar albumin plasma 1.3x lebih cepat serta meningkatkan skor nafsu makan pasien hingga 82% dalam 10 hari terapi pendamping.